2 Cara Daftar BPUM BRI Secara Online/Offline + Syaratnya

Pandemi yang terjadi memberikan dampak yang sangat signifikan pada berbagai sektor terutama perekonomian. BPUM menjadi salah satu program pemerintah untuk membantu UMKM. Untuk pelaku usaha yang belum mendapatkan bantuan, perlu mengetahui cara daftar BPUM BRI.

Hal tersebut dilakukan agar Anda bisa mengajukan diri. Namun sebelum itu, pastikan sudah memenuhi syarat serta ketentuan yang berlaku terlebih dahulu. Berbagai upaya bantuan sosial diberikan oleh pemerintah untuk bisa membantu pemulihan ekonomi masyarakat.

Tentang BLT BPUM UMKM

Tentang-BLT-BPUM-UMKM

Sebelum melakukan daftar BPUM BRI, ada baiknya jika Anda memahami apa yang dimaksud dengan BPUM itu sendiri. Hal tersebut perlu dipahami dengan baik agar Anda bisa mengetahui dengan jelas apakah termasuk dalam golongan penerima bantuan atau tidak.

BPUM adalah kepanjangan dari Bantuan Produktif Usaha Mikro yang ditujukan untuk dapat membantu memulihkan kondisi ekonomi pelaku usaha yang terdampak pademi. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan para pelaku bisnis bisa tetap menjalankan bisnis dengan baik dan mendapatkan penghasilan.

Seperti yang sudah diketahui, Indonesia dilanda pandemi yang dapat memberikan dampak buruk pada berbagai sektor terutama ekonomi. Hal inilah yang mendorong pemerintah untuk dapat turut serta membantu memulihkan keadaan ekonomi pada pelaku usaha.

Besarnya jumlah bantuan adalah Rp. 1,2 juta. Bantuan ini bisa menjadi modal tambahan usaha yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan menjalankan usaha.

Terdapat beberapa bank yang bekerja sama untuk menyalurkan bantuan ini, diantaranya adalah Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BPD. Untuk pengecekan penerima manfaat, perlu dilakukan sendiri melalui link yang tersedia.

Manfaat Bantuan BLT UMKM

Langkah-Langkah-Cara-Mengecek-BLT-UMKM

Sebelum mengetahui bagaimana cara daftar BPUM BRI, ketahui terlebih dahulu apa saja manfaat dari program bantuan yang diberikan oleh pemerintah yang satu ini. Bantuan tunai ini diberikan untuk dapat membantu penerima menjaga kelangsungan usaha. Berikut beberapa manfaatnya.

1. Mengembangkan UMKM

Bantuan modal BPUM disalurkan oleh pemerintah agar dapat mengembangkan kegiatan UMKM yang sedang dijalankan. Hal tersebut dilakukan agar usaha bisa semakin berkembang sehingga mampu terus berkembang dan menciptakan lapangan kerja baru.

Hal ini tentu akan mendampak pada stabilitas perekonomian nasional karena lapangan pekerjaan baru bisa menampung korban PHK. Dana bantuan ini bisa menjadi modal tambahan bagi pelaku bisnis untuk terus bertahan dan mengembangkan usaha di saat sulit seperti pandemi.

2. Mendorong Adanya Wirausaha Baru

Jenis bantuan untuk UMKM ini diharapkan mampu mendorong munculnya wirausaha baru. Hal tersebut bisa saja terjadi karena saat ini para korban PHK bisa saja mulai berintis bisnis baru karena tidak lagi memiliki pekerjaan.

Selain itu, dana ini juga bisa membantu para pelaku bisnis yang kesulitan modal sehingga bisnis yang sebelumnya harus terpaksa ditutup bisa dibuka kembali dengan jenis usaha yang lebih menjanjikan dengan adanya tambahan modal.

Hal inilah yang membuat pemerintah ingin target penerimanya bisa tepat sasaran agar bisa memberikan manfaat yang optimal bagi pelaku UMKM.

3. Menekan Angka Pengangguran

Akibat pandemi yang melanda, angka pengangguran terus mengalami peningkatan. Hal tersebut terjadi karena sektor perekonomian mengalami kesulitan dan terpaksa beberapa bisnis harus tutup dan mengurangi pekerja karena kesulitan untuk mendapatkan keuntungan.

Dengan adanya bantuan dan UMKM ini, diharapkan para pelaku usaha bisa menjalankan jenis usahanya secara lebih baik. Hal tersebut tentu secara tidak langsung dapat menekan angka pengangguran.

Syarat Daftar BPUM BRI BLT UMKM

Syarat-Daftar-BPUM-BRI-BLT-UMKM

Cara mendaftar bantuan BLT UMKM bisa dilakukan melalui beberapa metode, namun terdapat hal penting yang perlu diperhatikan terlebih dahulu yaitu persyaratannya.

Dengan melihat persyaratannya, Anda bisa mengetahui apakah termasuk dalam golongan penerima bantuan atau tidak.  Jika merasa memenuhi bisa langsung mendaftarkan diri. Inilah beberapa syarat yang harus terpenuhi.

  • Merupakan Warga Negara Indonesia.
  • Memiliki E-KTP.
  • Memiliki usaha mikro yang sesuai dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul serta melengkapi berbagai berkas pendukung lainnya.
  • Pelaku usaha belum pernah menerima BPUM.
  • Pelaku usaha tidak sedang menerima KUR (Kredit Usaha Rakyat) dari bank.
  • Pelaku UMKM sudah pernah mendapatkan BPUM pada tahun anggaran yang sebelumnya.
  • Bukan termasuk ASN, anggota TNI/POLRI, serta pegawai BUMD maupun BUMN.
  • Melampirkan SKU untuk pelaku usaha yang alamat KTP dan tempat usahanya berbeda.

Langkah-Langkah Cara Mengecek BLT UMKM

Langkah-Langkah-Cara-Mengecek-BLT-UMKM

Untuk para pelaku usaha yang penasaran apakah namanya termasuk dalam daftar penerima manfaat BPUM atau bukan, bisa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Hal ini perlu dilakukan sebelum daftar BPUM BRI.

Jika sudah termasuk penerima, Anda tidak perlu lagi mendaftar. Namun jika memenuhi syarat tetapi namanya tidak terdaftar maka bisa mengajukan diri. Berikut cara mengeceknya.

  • Kunjungi halaman e-Form BRI melalui link berikut ini https://eform.bri.co.id/bpum
  • Isi nomor KTP atau NIK pada bagian kolom yang sudah tersedia.
  • Masukkan kode verifikasi yang tertera pada halaman untuk melanjutkan proses.
  • Tekan tombol Proses Inquiry.
  • Tunggu beberapa saat hingga halaman website memunculkan status
  • Jika sebagai penerima, maka notifikasi yang muncul akan berwarna hijau. Silahkan baca keterangan yang ditampilkan pada halaman website untuk mengetahui status sebagai penerima BPUM atau tidak.

Selain melakukan pengecekan melalui e-Form BRI, Anda juga bisa mendapatkan informasi terkait penerima bantuan BPUM pada halaman banpresbpum.id. Simak caranya berikut ini.

  • Pertama, silahkan akses halaman berikut id pada perangkat yang digunakan.
  • Masukkan NIK KTP yang sesuai.
  • Tekan opsi menu Cari dan periksa hasilnya apakah nama Anda termasuk sebagai penerima bantuan BPUM atau tidak.
  • Apabila sudah terdaftar sebagai penerima BPUM, Anda bisa langsung melakukan proses pencarian.

Informasi terkait penerima bantuan BPUM bukan hanya bisa dicek sendiri secara mandiri, namun umumnya calon penerima juga akan mendapatkan informasi melalui SMS dari bank penyalur. Jika mendapatkannya, Anda bisa langsung mendatangi kantor cabang untuk proses pencairan.

Panduan Cara Daftar Bantuan BPUM BRI Secara Offline dan Online

Target utama BLT UMKM adalah untuk para pelaku usaha yang terdampak pademi. Agar omsetnya tidak menurun dan mengalami kerugian, bantuan ini dihadirkan sebagai tambahan modal. Dengan begitu meskipun keadaan pada saat pademi ini sangat buruk, namun usaha yang dikelola masih bisa dijalankan.

Apabila Anda termasuk pelaku usaha yang memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan, maka memiliki kesempatan untuk bisa mendaftarkan diri. Berikut beberapa caranya.

1. Daftar BPUM BRI Secara Offline

Daftar-BPUM-BRI-Secara-Offline

Untuk para pelaku usaha UMKM yang sudah memenuhi syarat namun belum termasuk dalam penerima, bisa segera melakukan pendaftaran. cara daftar BPUM BRI bisa dilakukan secara offline dengan mengunjungi beberapa pihak yang berperan sebagai pengusul.

Sebelum melakukan pendaftaran, pastikan jenis usaha yang dikembangkan memang benar ada dan dapat dibuktikan secara nyata.

Hal tersebut perlu dilakukan agar proses pendaftaran dapat berjalan dengan lancar. Jika semua persyaratan sudah lengkap, Anda bisa langsung mengunjungi pihak pengusul yang terdiri dari:

  • Koperasi berbadan hukum yang memiliki wewenang.
  • Perusahaan pembiayaan atau perbankan yang telah terdaftar dan diawasi OJK.
  • Dinas koperasi dan usaha mikro yang berada di sekitar tempat usaha.
  • Lembaga resmi yang berperan sebagai penyalur kredit UMKM dari pemerintah..
  • Lembaga atau kementerian yang terkait.

Nantinya data pendaftaran calon penerima bantuan akan dikumpulkan dan diulas kembali oleh lembaga yang bersangkutan.

Hal ini sangatlah penting karena tanggung jawab pengusul adalah membantu pengalokasian bantuan agar tepat sasaran dan mampu memberikan dukungan bagi para pelaku UMKM.

Adapun syarat dokumen yang perlu dilengkapi untuk pengajuan usulan calon penerima BPUM antara lain sebagai berikut.

  • Nomor KTP.
  • Alamat tempat tinggal sesuai KTP.
  • Nama dan identitas lengkap.
  • Nomor telepon pribadi yang aktif.
  • Memiliki jenis usaha

2. Daftar BPUM BRI Lewat Online

Daftar-BPUM-BRI-Lewat-Online

Apabila tidak termasuk dalam daftar penerima bantuan, padahal memenuhi syarat. Maka Anda bisa mencoba untuk mendaftar agar bisa mendapatkan dana bantuan UMKM. Cara daftar BPUM BRI online bisa dilakukan secara mudah melalui layanan website.

Pastikan semua syarat yang ditentukan telah terpenuhi dan siapkan kuota internet yang cukup agar proses pendaftaran bisa berjalan dengan lancar tanpa kendala. Simak langkah-langkahnya seperti di bawah ini.

  • Untuk dapat mengajukan pendaftaran BLT BPUM, silahkan akses link berikut ini https://oss.go.id
  • Pada halaman utamanya, silahkan pilih menu Perizinan Berusaha.
  • Pilih bagian opsi Perseorangan.
  • Untuk pemilik usaha mikro perorangan, bisa langsung menekan tombol Pendaftaran NIB Perseorangan Mikro.
  • Bisa juga memilih tombol Pendaftaran NIB Perseorangan Kecil jika memiliki usaha perorangan kecil.
  • Lengkapi formulir Data Profil yang tersedia secara lengkap dan benar. Pastikan untuk memeriksanya kembali setelah mengisi.
  • Jika semua data sudah dipastikan benar, silahkan tekan Simpan. Kemudian pilih Lanjutkan.
  • Akses menu Tambah Usaha pada bagian formulir Data Usaha untuk melanjutkan proses.
  • Isi formulir data usaha dengan baik dan lengkap.
  • Tekan Simpan >> Selanjutnya.
  • Untuk bagian permohonan akses izin lokasi serta izin lingkungan, silahkan isi formulir Komitmen Prasarana Usaha dengan lengkap. Tekan Selanjutnya untuk menyimpan.
  • Apabila semua data sudah terisi secara lengkap, silahkan melihat rangkungan data beserta preview melalui Draft NIB dan Izin Usaha.
  • Berikan tanda centang pada bagian kotak Disclaimer. Tekan Proses NIB.
  • Silahkan untuk melakukan pengecekan kembali dengan memperhatikan dokumen NIB, Izin Lingkungan, Izin Lokasi, dan Izin Usaha pada bagian Output NIB serta Izin Usaha.
  • Silahkan masuk ke menu Preview Izin Usaha QR untuk melihat barcode khusus untuk izin usaha yang sudah tertera.

Tahapan daftar BPUM BRI selanjutnya adalah dengan mengajukan izin komersial/operasional. Ini merupakan tahapan yang penting agar pendaftaran bisa dilakukan segera dan dana BPUM bisa cepat cair. Berikut caranya.

  • Pilih bagian opsi menu Permohonan, dan pilih IUMK.
  • Kemudian akses opsi Izin Komersial/Operasional.
  • Pilih nomor NIB atau nama Kegiatan Usaha.
  • Tekan Pilih NIB untuk melanjutkan proses.
  • Nantinya sistem akan memunculkan daftar kegiatan usaha, silahkan tekan pilih Kegiatan Usaha.
  • Pilih opsi Izin Komersial/Operasional untuk melanjutkan.
  • Silahkah langsung melengkapi semua data yang dibutuhkan. Tekan Lanjut >> Simpan.
  • Tekan menu Preview Izin untuk dapat memeriksa kembali draft izin yang sudah dimasukkan.
  • Tekan Lanjutkan >> Simpan untuk meneruskan proses.
  • Tahap terakhir, silahkan pilih opsi Preview Izin Komersial/Operasional yang sudah diterbitkan oleh OSS. Data ini bisa dilihat pada menu Output Izin Komersial/Operasional.
  • Pengajuan izin melalui OSS pun sudah selesai dilakukan.

Kelengkapan Syarat Dokumen Untuk Membuat SKU BPUM

Kelengkapan-Syarat-Dokumen-Untuk-Membuat-SKU-BPUM

SKU merupakan dokumen persyaratan yang perlu dilampirkan untuk daftar BPUM BRI. Hal tersebut perlu dilengkapi agar Anda bisa mendapatkan bantuan dananya.

Untuk pembuatannya, Anda bisa langsung mengunjungi kantor kelurahan atau kepala desa setempat. Agar tidak bingung, simak panduan cara pembuatan SKU sebagai berikut.

  • Buatlah surat permohonan yang berisi tentang pernyataan mengenai kebenaran dan keabsahan terhadap dokumen maupun data.
  • Surat permohonan bermaterai untuk proses pengajuan.
  • Membawa surat pengantar dari pihak RT atau RW setempat.
  • Membawa surat kuasa apabila pengurusan dilakukan oleh pihak lain.
  • Surat kuasa harus dilengkapi dengan materai dan lampiran KTP pemberi kuasa agar dianggap sah.
  • Menunjukkan identitas jelas yang terdiri dari KTP, KK, dan NPWP.
  • Melampirkan gambar lokasi usaha dengan jelas.
  • Melampirkan surat perjanjian sewa bangunan atau tanah beserta dengan KTP pemilik bangunan.
  • Membuat surat pernyataan untuk tidak berjualan di daerah trotoar atau daerah lain yang dapat mengganggu kepentingan umum.
  • Untuk penerima manfaat yang berada di Jakarta, beberapa formulir dan kelengkapan dokumen sudah bisa diunduh melalui laman resmi PTSP DKI Jakarta.

Syarat Pencairan BLT BPUM BRI

Untuk yang sudah daftar BPUM BRI dan telah termasuk dalam penerima manfaat, tentu harus mengetahui bagaimana syarat dan cara pencarian bantuannya. Sebagai penerima bantuan, Anda akan mendapatkan dana modal secara tunai sebesar 1,2 juta.

  • Dana tersebut bisa dicairkan di bank yang sudah ditunjuk oleh pemerintah sebagai penyalur. Agar bisa mencairkannya, simak persyaratan yang perlu disiapkan.
  • Membawa identitas diri berupa KTP yang sesuai dengan penerima manfaat.
  • Mengisi surat pernyataan yang nantinya akan diberikan oleh bank.
  • Mengisi Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) serta kuasa penerimaan dana BPUM.
  • Memiliki buku tabungan dan kartu ATM bank bersangkutan. Jika tidak punya, pihak bank nantinya akan membuat rekening baru untuk proses pencairan BPUM.

Cara Mencairkan BLT BPUM BRI UMKM

Cara-Mencairkan-BLT-BPUM-BRI-UMKM

Proses pencairan perlu dilakukan dengan sistem reservasi terlebih dahulu. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi penumpukan antrian di kantor cabang bank penyalur. Pencairan bisa dilakukan setelah proses daftar BPUM BRI telah disetujui.

Reservasi bisa dilakukan secara online. Dengan begitu Anda bisa lebih mudah untuk mengetahui kuota antrian yang tersedia pada lokasi Unit Kerja Operasional dan tanggal pencariannya. Adapun tata cara pencairannya simak langkah-langkah di bawah ini.

  • Silahkan kunjungi halaman reservasi melalui link tautan berikut ini https://eform.bri.co.id/bpum
  • Halaman reservasi akan langsung ditunjukkan. Masukkan data yang tersedia, mulai dari nomor KTP.
  • Jika termasuk sebagai penerima manfaat, Anda bisa langsung menekan tombol reservasi untuk mencairkan dana bantuan.
  • Pilih kantor cabang bank terdekat sesuai dengan lokasi. Pilih hari dan waktu kedatangan yang diinginkan.
  • Pada halaman akan terlihat kuota yang tersedia. Jika kuota pada hari tersebut sudah penuh, maka Anda harus mencari hari lain yang kuotanya masih ada.
  • Apabila masih bisa dipilih, artinya kuota masih tersedia.
  • Islah data lengkap sesuai dengan yang diminta. Jika sudah, masukkan kode verifikasi untuk melanjutkan.
  • Akan muncul nomor referensi yang harus disimpan.
  • Kunjungi lokasi kantor cabang yang sudah dipilih sesuai dengan jadwal reservasi.
  • Silahkan tunjukkan bukti reservasi pada petugas untuk mengurus pencairan dana BPUM.

Tata cara daftar BPUM BRI tidaklah sulit. Jika sudah masuk dalam daftar penerima BLT UMKM, segera lakukan pencairan dana melalui bank yang bekerja sama untuk bisa mendapatkan tambahan modal usaha secara tunai.

 

Lihat Juga :